Pedoman Sertifikasi Guru Non PNS dan Guru PNS

info pendidikan pict

Khusus untuk Bapak / Ibu guru baik yang PNS maupun Non PNS yang akan mengajukan usulan untuk setifikasi Guru dalam Jabatan sebaiknya melakukan persiapan serta mempelajari pedoman yang dikeluarkan oleh pihak penyelenggara agar proses pengajuan sertifikasi bisa berjalan lancar.
Untuk itu sangat dianjurkan mempelajari buku pedoman pengajuan setifikasi guru baik PNS maupun non PNS yang bisa Bapak/Ibu guru dapatkan dengan cara mendownload disini. Ada 7 bagian yaitu Pedoman sertifikasi bagian 1 sampai dengan Pedoman sertifikasi bagian 7. Ketujuh bagian itu harus Bapak/Ibu download semua, karena semua ketujuh bagian itu saling berhubungan satu sama lain menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Untuk mendownloadnya silahkan diklik link file di bawah ini :

1. Pedoman sertfikasi bagian 1
2. Pedoman sertfikasi bagian 2
3. Pedoman sertfikasi bagian 3
4. Pedoman sertfikasi bagian 4
5. Pedoman sertfikasi bagian 5
6. Pedoman sertfikasi bagian 6
7. Pedoman sertfikasi bagian 7

sumber : http://sertifikasiguru.org/

Keterangan:
1. Semua file di atas masih dalam bentuk (.rar), file aslinya berbentuk (.pdf )
2. Untuk mengubah dari .rar ke bentuk .pdf caranya :
- klik kanan file yang sudah didownload
- klik extract files
- klik ok, maka muncul folder baru dengan nama Pedoman…..
- double klik folder tersebut, dan file pdf ada di dalamnya

Selamat membaca Pedoman sertifikasi mudah-mudahan bermanfaat, lulus langsung ga' pake diklat PLPG.


Melihat SK Tunjangan Sertifikasi Secara Online

info pendidikan pict

Semua Guru di Indonesia kini patut bersyukur dengan diluncurkannya akses data di internet. Lewat layanan ini kita tidak perlu lagi tipa hari pergi ke kantor Dinas untuk menanyakan perihal SK tunjangan Profesi dan Fungsional
.

Layanan ini dapat kita nikmati secara online dengan mengunjungi http://sk.sertifikasiguru.org/. Situs milik Kementrian Pendidikan Nasional ini disediakan untuk guru di seluruh Indonesia yang ingin mengetahui data SK penerima Tunjangan Profesi maupun Tunjangan Fugsional secara lengkap.

Silahkan bila Bapak/Ibu guru yang ingin mengetahui SK tunjangan profesi dan fungsional ikuti langkah berikut ini :

1. Kunjungi alamat: http://sk.sertifikasiguru.org/
2. Memilih kriteria Tunjangan yang akan dicari (Profesi, Fungsional atau khusus)
3. Pilih Provinsi
4. Pilih Kab./Kota
5. Masukkan nomor peserta / NUPTK
6. klik cari
7. Tunggu proses (beberapa detik)
8. selesai

Bila berhasil maka akan muncul data lengkap SK penerima Tunjangan Profesi / Tunjangan Fugsional. Data SK Tunjangan tersebut bisa dicetak / print dengan cara meng-klik tombol yang bergambar printer. Selamat bagi semua guru yang sudah dapat SK dan telah menikmati Tunjangan Profesi / Tunjangan Fungsional semoga semakin bersemangat dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Petunjuk Mencari Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)

info pendidikan pict

NISN adalah singkatan dari Nomor Induk Siswa Nasional. NISN wajib dimiliki oleh setiap siswa dari SD/MI sampai SMA/MA/SMK. Bagi siapa saja yang mau tau berapa NISN_nya, sebaiknya baca petunjuk di bawah ini

Petunjuk Mencari NISN adalah sebagai berikut :
1. Kunjungi alamat situs http://dapodik.jardiknas.org/
2. Lihat Data DAPODIK per daerah
3. Pilih propinsi
4. Pilih kab/kota
5. Lihat data kab/kota
6. Ringkasan Data Siswa
7. Klik Lebih detail (SD / MI, SMP / MTs, SMA / MA, SMK, PT, Lain-lain)
8. Pilih negeri atau swasta
9. Klik Nama sekolah
10.Klik tingkat untuk memilih tingkat
Maka akan muncul daftar nama siswa beserta NISN

Jika akan mencari alumni:
1. Klik kelulusan siswa
2. Pilih lulusan (tahun 2010 atau sebelum 2010)
Silahkan lihat hasilnya.

Kalau tidak ditemukan silahkan menghubungi operator dapodik jardiknas. Jika belum memiliki akun Admin Dapodik Sekolah, silakan melakukan pengajuan akun Admin Dapodik Sekolah dengan alamat URL: http://nisn.dapodik.org/ajuan.php


Pro-Kontra Nuklir Sebagai Energi Terbarukan

Pro-Kontra Nuklir Sebagai Pembangkit Listrik

Bagi Indonesia, nuklir sebagai sumber energi terbarukan, memang layak diperhitungkan sebagai pembangkit listrik. Bahkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sudah siap memanfaatkan tenaga nuklir ini sebagai sumber energi pembangkit listrik bila sewaktu-waktu pemerintah mengizinkannya. Namun, di sisi lain, limbah nuklir juga jadi permasalahan yang tidak kecil, terutama bagi lingkungan sekitarnya.
Masalah nuklir bagi Indonesia sampai saat ini masih ada yang pro (mendukung) dan kontra (menolak). Ambil contoh, Greenpeace Indonesia, salah satu kelompok yang menolak mendesak Pemerintah Indonesia segera membatalkan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang menurut rencana dimulai tahun 2010.

Juru Kampanye Iklim dan Energi untuk Greenpeace Indonesia, Nur Hidayati di Semarang, belum lama ini mengatakan, PLTN di sejumlah negara maju dengan pengamanan dan kesadaran masyarakat yang lebih tinggi saja, masih menimbulkan masalah apalagi di negara berkembang. Ia menyebutkan, insiden PLTN di Tokaimura, Jepang pada 1999, misalnya dua pekerjanya terkena radiasi dalam dosis mematikan. Kemudian tragedi Chernobyl pada 1986 yang menimbulkan ribuan korban.

Badan Keamanan Nuklir Perancis harus mengaktifkan pusat tanggap darurat pada 2003 menyusul curah hujan tinggi di bagian hilir Sungai Rhone, yang diikuti dengan penutupan darurat dua reaktor karena bahaya yang ditimbulkan banjir. Pada tahun 2000, Pemerintah Inggris menyatakan fasilitas pemrosesan kembali bahan bakar nuklir di Sellafied mengalami kegagalan mendasar dalam prosedur keamanan.

Menurut Nur Hidayati, PLTN bukan alternatif tepat untuk menjawab krisis energi, apalagi sumber energi di Indonesia sangat beragam, mulai dari sinar Matahari, panas Bumi, air, angin, biomassa yang semuanya bisa dikonversi menjadi energi listrik yang terbarui (renewable). \”Semua sumber energi terbarui tersebut memiliki potensi 5,9 lebih besar dari \’supply\’ energi global saat ini,\” kata lulusan ITB tersebut seraya menyebutkan bahwa tenaga air memiliki potensi 75,67 GW dan panas bumi sebanyak 27 GW.

Indonesia, kata Nur, berdasarkan cetak biru energi pemerintah, pada tahun 2010 mulai membangun PLTN di semenanjung Muria, Jepara dan dijadwalkan enam tahun kemudian pada 2016 PLTN ini sudah bisa beroperasi dengan kapasitas 4.000 MW.
Ia menyebutkan, saat ini sebanyak 44 negara mengembangkan energi nuklir yang berpotensi untuk menghasilkan senjata nuklir hasil dari pengolahan limbah yang berbentuk plutonium. Plutonium yang dihasilkan dari fasilitas sipil terus meningkat dan menimbulkan kekhawatiran akan terjadi proliferasi.

Pada 2003 sebanyak 230 ton plutonium dihasilkan dari fasilitas pemrosesan ulang komersial sedangkan plutonium yang dihasilkan dari pembuatan senjata nuklir sebanyak 250 ton. \”Untuk membuat rudal nuklir hanya diperlukan lima kilogram plutonium. Bom nuklir yang menghancurkan Nagasaki pada 1945 dengan jumlah korban tewas 50.000 orang hanya mengandung 6,1 kilogram plutonium,\” katanya.

Mengutip Dirjen International Atomic Energy Agency (IAEA), Mohamed El Baradei, Nur Hidayati mengatakan, setiap negara yang memiliki kemampuan pengembangan bahan bakar nuklir secara utuh, dengan alasan apa pun mereka akan mampu membuat senjata nuklir hanya dalam hitungan bulan saja. \”India, Pakistan, dan Korea Utara telah menggunakan fasilitas sipil mereka untuk mengembangkan senjata nuklir,\” katanya.
Mengingat energi nuklir menimbulkan risiko sangat tinggi terhadap lingkungan dan kehidupan, katanya, Greenpeace akan terus melawan upaya pembangunan PLTN. \”Solusinya hanya satu, hentikan ekspansi PLTN dan menonaktifkan PLTN yang sudah ada. Gantikan PLTN dengan sumber energi terbarukan,\” kata Nur Hidayati.

Sudah Siap
Menurut Suwondo Kusumo, Manajer Komunikasi PLN Distribusi Jawa Tengah/DIYogyakarta, PLN sudah siap melaksanakan pengoperasian nuklir sebagai sumber tenaga listrik, apalagi perusahaan ini baru saja merekrut orang yang kompeten di bidang tenaga nuklir. Karena itu, kesiapan PT PLN untuk memanfaatkan tenaga nuklir sebagai sumber pembangkit listrik tak perlu diragukan lagi.
Namun demikian ia mengakui, wewenang penggunaan sumber energi itu ada di tangan pemerintah.

Sementara itu Kepala Biro kerjasama, hukum dan humas Badan Tenaga Atom Nasional (Batan), Ferhat Aziz, dalam seminar \”Pembangunan Listrik Tenaga Nuklir, Solusi atau Masalah\”, di Semarang, belum lama ini mengatakan, karena cadangan minyak dan gas di Indonesia semakin menipis, maka patut diupayakan pemanfaatan tenaga nuklir, termasuk pemanfaatan bagi energi pembangkit listrik. Menurut dia, kebutuhan akan listrik di Indonesia diproyeksikan tumbuh sekitar 7,1 persen per tahun, dimana kapasitas listrik terpasang saat ini kurang dari 30.000 megawatt. \”Pada tahun 2025 kebutuhan listrik di Indonesia diperkirakan akan mencapai sekitar 100 ribu megawatt, sementara cadangan gas alam, minyak bumi dan batu bara di Indonesia mulai menipis dan tidak akan bertahan lama,\” ujarnya.

Sedangkan tenaga nuklir dapat dikatakan akan memperpanjang ketersediaan sumber energi yang dibutuhkan manusia hingga ratusan tahun, karena cadangan uranium dunia relatif masih cukup banyak.



Mengenai pemanfaatan sumber daya energi terbarukan yang ada saat ini, seperti tenaga surya dan air, memang masih bisa ditingkatkan, namun ketersediaan sumber-sumber tersebut sangat terbatas. Apalagi pemanfaatan sumber-sumber tersebut hingga saat ini masih terbentur pada efisiensi yang rendah dan kapasitas yang masih kecil.
Memang, terdapat beberapa faktor yang patut dipertimbangkan dalam pemanfaatan tenaga nuklir, pertama cadangan bahan bakar fosil kita yang terbatas perlu diamankan untuk generasi mendatang, kedua dibanding pembangkit listrik berbahan bakar fosil, PLTN dinilai lebih bersih karena tidak melepaskan gas buangan apapun ke udara, dan ketiga, secara ekonomis nuklir dapat bersaing dengan pembangkit listrik lain.

Oleh karena itu, katanya, PLTN yang rencananya akan dibangun di Tanjung Muria Jepara jangan sampai ditunda lagi karena kesiapan SDM dan infrastruktur lainnya telah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

Sisakan Masalah Besar
Apakah mungkin tenaga nuklir jika dimanfaatkan sebagai sumber energi pembangkit listrik tidak membahayakan terhadap lingkungan sekitarnya? Pertanyaan semacam ini selalu menggelitik tokoh LSM lingkungan hidup dan juga pakar serta pemerhati lingkungan lainnya.

Menurut Guru Besar bidang Toksikologi Lingkungan Unika Soegijapranata, Budi Widianarko, pembangunan PLTN sebenarnya masih menyisakan masalah besar, yaitu limbah radioaktif dan risiko pencemaran. Ia menuturkan, operasi sebuah PLTN, dari hulu hingga hilir berpotensi menghasilkan aneka macam limbah padat dan cair, sementara pembuangan limbah nuklir tersebut masih terkendala oleh rendahnya penerimaan masyarakat dan sejumlah masalah yang masih membutuhkan pemecahan.
\”Hingga saat ini, di seluruh negara pemilik reaktor nuklir, limbah nuklir masih disimpan dalam tempat penampungan sementara yang rata-rata hanya dapat bertahan sekitar 50 tahun,\” katanya.

Sedangkan seorang pengamat fisika nuklir eksperiman, Iwan Kurniawan, lebih menyoroti pada ketergantungan teknologi dan bahan bakar dari pemasok dari luar negeri dalam pembangunan PLTN. Apalagi, menurut dia, dewasa ini santer terdengar isu embargo dari negara-negara maju terhadap Indonesia, sementara saat ini belum terjadi alih teknologi dalam operasional PLTN.

Menurut Suwondo Kusumo, sebenarnya di Indonesia sudah ada tenaga nuklir yang dioperasikan, yaitu di Serpong dan di Yogyakarta, akan tetapi bukan sebagai sumber energi listrik melainkan untuk penelitian dan mengubah warna batu. Mengenai kemungkinan Indonesia menggunakan nuklir, staf pengajar Fakultas Teknik Industri Unika Soegijapranata, Slamet Riyadi, melihat belum ada kesiapan teknis, walaupun penggunakan nuklir akan menghasilkan tenaga yang lebih panjang umur sehingga lebih efisien.

Dengan berbagai sudut pandang ini, ada satu pertanyaan cukup menggelitik, mungkinkan PLTN di Indonesia segera terwujudkan? Kalau \”ya\”, kapan? Apalagi Indonesia juga sudah ada tenaga ahli yang kompeten di bidang nuklir. Mungkin tidak untuk saat ini, namun tidak ada salahnya jika sosialisasi nuklir sebagai sumber tenaga listrik terus dilakukan, termasuk upaya mengatasi limbahnya supaya tidak berbahaya bagi lingkungan dan manusia tentunya.

Kalau menurut Anda Bagaimana ?

Teknologi Nuklir Untuk Pembangkit Listrik



Di era kemajuan teknologi yang semakin berkembang, para ahli telah mampu memanfaatkan teknologi nuklir untuk bahan bakar. Jenis energi terbarukan yang satu ini sangat efektif dan produktif, juga dikenal sebagai energi yang ramah lingkungan, bila dimanfaatkan untuk bahan bakar pembangkit listrik.
Teknologi nuklir yang popular lewat penggunaannya bagi persenjataan militer ini, ternyata mempunya manfaat yang begitu besar bagi kesejahteraan umat manusia terutama dalam penyediaan kebutuhan energi listrik. Kalau penggunaan bahan bakar fosil untuk keperluan pembangkit listrik, selain bisa menimbulkan polusi lingkungan, juga sangat boros. Tetapi penggunaan bahan bakar nuklir sangat irit, dan tidak membuat polusi lingkungan. Konon setengah kilogram uranium yang sudah dimurnikan bisa menghasilkan energi yang setara dengan belasan juta liter solar. Hal ini sangat berpengaruh terhadap harga jual listrik kepada konsumen. Di samping itu pun persediaan bahan bakar ini cukup tersedia dalam jangka waktu yang panjang.

Namun sebagai konsekwensi logis dari suatu penggunaan teknologi tinggi, disamping manfaatnya yang besar, juga ada risikonya. Kalau salah dalam penerapannya tentu bisa membahayakan, tidak terkecuali Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Untuk itulah setiap pengoperasian PLTN di semua negara mana pun di dunia, masalah keselamatan merupakan syarat mutlak dan paling utama. Di samping itu pula PLTN generasi baru yang kini digunakan di negara-negara maju factor keselamatan dan keamanannya lebih terjamin. Pengawasan pengoperasian PLTN dilakukan dengan sangat ketat oleh badan pengawas internasional, mau pun dalam negeri masing-masing negara pengguna. Karena kegagalan PLTN di suatu negara masih dianggap kegagalan PLTN secara menyeluruh.



engamanan PLTN dilakukan dengan system berlapis-lapis, karena keselamatan suatu PLTN menganut palsafah pertahanan berlapis (defence in depth). Pertahanan berlapis ini meliputi: Lapisan keselamatan pertama, PLTN dirancang dibangun dan dioperasikan sesuai dengan ketentuan yang sangat ketat, mutu yang tinggi dan teknologi mutakhir. Lapis keselematan kedua, PLTN dilengkapi dengan system pengaman/keselamatan yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi akibat-akibat dari kecelakaan yang mungkin terjadi selama umur PLTN. Lapis keselamatan ketiga, PLTN dilengkapi dengan system tambahan yang dapat diandalkan untuk mengatasi kecelakaan terparah yang diperkirakan dapat terjadi pada suatu PLTN. Walau begitu kecelakaan tersebut kemungkinannya amat sangat kecil terjadi selama umur PLTN.

Selama operasi PLTN, pencemaran yang disebabkan oleh zat radioaktif terhadap lingkungan dapat dikatakan tidak ada. Air laut atau air sungai yang dipergunakan untuk membawa panas dari kondensor sama sekali tidak mengandung zat radioaktif, karena tidak bercampur dengan air pendingin yang bersirkulasi di dalam reactor. Gas radioaktif yang dapat ke luar dari system reactor tetap terkungkung di dalam system pengungkung PLTN, dan sudah melalui ventilasi dengan filter yang berlapis-lapis. Gas yang lepas melalui cerobong aktivitasnya sangat kecil (sekitar 2 milicurie/tahun), sehingga tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan.

Download informasi visual tentang nuklir, Download Disini

Kumpulan Soal UN SMA

latihan soal un/us pict

Mata Pelajaran Fisika SMA
Soal UAN Fisika Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2008 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2009 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2010 Download Disini
Soal UAN Fisika Tahun 2011 Download Disini

Mata Pelajaran Kimia SMA
Soal UAN Kimia Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2008 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2009 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2010 Download Disini
Soal UAN Kimia Tahun 2011 Download Disini
Mata Pelajaran Biologi SMA
Soal UAN Biologi Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2008 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2009 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2010 Download Disini
Soal UAN Biologi Tahun 2011 Download Disini

Mata Pelajaran Matematika IPA SMA
Soal UAN Matematika IPA Tahun 1999 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2008 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2009 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2010 Download Disini
Soal UAN Matematika IPA Tahun 2011 Download Disini

Rangkuman Matematika IPA Download Disini

Mata Pelajaran Matematika IPS SMA
Soal UAN Matematika IPS Tahun 1996 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 1997 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 1998 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 1999 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Matematika IPS Tahun 2008 Download Disini

Mata Pelajaran Bahasa Indonesia SMA
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 1999 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Bahasa Indonesia Tahun 2007 Download Disini

Mata Pelajaran Bahasa Inggris SMA
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Bahasa Inggris Tahun 2007 Download Disini

Mata Pelajaran Ekonomi SMA
Soal UAN Ekonomi Tahun 1997 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 1998 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 1999 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Ekonomi Tahun 2007 Download Disini

Mata Pelajaran Geografi SMA
Soal UAN Geografi IPA Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Geografi IPS Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Geografi IPS Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Geografi IPS Tahun 2007 Download Disini

Mata Pelajaran Sosiologi SMA
Soal UAN Sosiologi Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2007 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2008 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2009 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2010 Download Disini
Soal UAN Sosiologi Tahun 2011 Download Disini

Mata Pelajaran Antropologi SMA
Soal UAN Antropologi Tahun 1999 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Antropologi Tahun 2007 Download Disini

Mata Pelajaran Tata Negara SMA
Soal UAN Tata Negara Tahun 2000 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2001 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2002 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2003 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2004 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2005 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2006 Download Disini
Soal UAN Tata Negara Tahun 2007 Download Disini


Tags :

Latihan Soal UN/US SD/MI Online

latihan soal un/us pict

Jenjang SD/MI
Untuk persiapan menghadapi ujian nasional maupun ujian sekolah, para siswa SD/MI dapat berlatih mengerjakan soal-soal mata pelajaran yang diujikan secara online.

Pada latihan soal ujian online disini, para siswa secara langsung dapat melihat hasil nilainya dan mengetahui nomor soal yang mana yang jawabannya salah atau benar dengan mengklik tombol PERIKSA yang terdapat di pojok kiri bawah halaman soal. Selamat berlatih, semoga sukses !!

Pengertian dan Pemanfaatan Energi Nuklir



Masalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan. Semakin berkurangnya sumber energi, penemuan sumber energi baru, pengembangan energi-energi alternatif, dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini.
Reaktor Nuklir
Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan mengembangkan sumber energi baru. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar, tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan.

Isu energi nuklir yang berkembang saat ini memang berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah hancurnya reaktor nuklir di Chernobyl. Isu-isu ini telah membentuk bayangan buruk dan menakutkan tentang nuklir dan pengembangannya. Padahal, pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi.

Fisi Nuklir
Secara umum, energi nuklir dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme, yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan penggabungan beberapa inti melalui reaksi fusi. Di sini akan dibahas salah satu mekanisme produksi energi nuklir, yaitu reaksi fisi nuklir.

Sebuah inti berat yang ditumbuk oleh partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang lebih ringan dan beberapa partikel lain. Mekanisme semacam ini disebut pembelahan inti atau fisi nuklir. Contoh reaksi fisi adalah uranium yang ditumbuk (atau menyerap) neutron lambat.

fisi01Reaksi fisi uranium seperti di atas menghasilkan neutron selain dua buah inti atom yang lebih ringan. Neutron ini dapat menumbuk (diserap) kembali oleh inti uranium untuk membentuk reaksi fisi berikutnya. Mekanisme ini terus terjadi dalam waktu yang sangat cepat membentuk reaksi berantai tak terkendali. Akibatnya, terjadi pelepasan energi yang besar dalam waktu singkat. Mekanisme ini yang terjadi di dalam bom nuklir yang menghasilkan ledakan yang dahsyat. Jadi, reaksi fisi dapat membentuk reaksi berantai tak terkendali yang memiliki potensi daya ledak yang dahsyat dan dapat dibuat dalam bentuk bom nuklir.

reaksi fisi berantai (sumber: www.scienceclarified.com)

Dibandingkan dibentuk dalam bentuk bom nuklir, pelepasan energi yang dihasilkan melalui reaksi fisi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih berguna. Untuk itu, reaksi berantai yang terjadi dalam reaksi fisi harus dibuat lebih terkendali. Usaha ini bisa dilakukan di dalam sebuah reaktor nuklir. Reaksi berantai terkendali dapat diusahakan berlangsung di dalam reaktor yang terjamin keamanannya dan energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih berguna, misalnya untuk penelitian dan untuk membangkitkan listrik.

reaksi fisi berantai terkendali (sumber: www.atomicarchive.com)

Di dalam reaksi fisi yang terkendali, jumlah neutron dibatasi sehingga hanya satu neutron saja yang akan diserap untuk pembelahan inti berikutnya. Dengan mekanisme ini, diperoleh reaksi berantai terkendali yang energi yang dihasilkannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna.

Reaktor Nuklir
Energi yang dihasilkan dalam reaksi fisi nuklir dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna. Untuk itu, reaksi fisi harus berlangsung secara terkendali di dalam sebuah reaktor nuklir. Sebuah reaktor nuklir paling tidak memiliki empat komponen dasar, yaitu elemen bahan bakar, moderator neutron, batang kendali, dan perisai beton.

Elemen bahan bakar menyediakan sumber inti atom yang akan mengalami fusi nuklir. Bahan yang biasa digunakan sebagai bahan bakar adalah uranium U. elemen bahan bakar dapat berbentuk batang yang ditempatkan di dalam teras reaktor.

Neutron-neutron yang dihasilkan dalam fisi uranium berada dalam kelajuan yang cukup tinggi. Adapun, neutron yang memungkinkan terjadinya fisi nuklir adalah neutron lambat sehingga diperlukan material yang dapat memperlambat kelajuan neutron ini. Fungsi ini dijalankan oleh moderator neutron yang umumnya berupa air. Jadi, di dalam teras reaktor terdapat air sebagai moderator yang berfungsi memperlambat kelajuan neutron karena neutron akan kehilangan sebagian energinya saat bertumbukan dengan molekul-molekul air.



Fungsi pengendalian jumlah neutron yang dapat menghasilkan fisi nuklir dalam reaksi berantai dilakukan oleh batang-batang kendali. Agar reaksi berantai yang terjadi terkendali dimana hanya satu neutron saja yang diserap untuk memicu fisi nuklir berikutnya, digunakan bahan yang dapat menyerap neutron-neutron di dalam teras reaktor. Bahan seperti boron atau kadmium sering digunakan sebagai batang kendali karena efektif dalam menyerap neutron.

Batang kendali didesain sedemikian rupa agar secara otomatis dapat keluar-masuk teras reaktor. Jika jumlah neutron di dalam teras reaktor melebihi jumlah yang diizinkan (kondisi kritis), maka batang kendali dimasukkan ke dalam teras reaktor untuk menyerap sebagian neutron agar tercapai kondisi kritis. Batang kendali akan dikeluarkan dari teras reaktor jika jumlah neutron di bawah kondisi kritis (kekurangan neutron), untuk mengembalikan kondisi ke kondisi kritis yang diizinkan.

Radiasi yang dihasilkan dalam proses pembelahan inti atom atau fisi nuklir dapat membahayakan lingkungan di sekitar reaktor. Diperlukan sebuah pelindung di sekeliling reaktor nuklir agar radiasi dari zat radioaktif di dalam reaktor tidak menyebar ke lingkungan di sekitar reaktor. Fungsi ini dilakukan oleh perisai beton yang dibuat mengelilingi teras reaktor. Beton diketahui sangat efektif menyerap sinar hasil radiasi zat radioaktif sehingga digunakan sebagai bahan perisai.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reaktor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Salah satu bentuk reaktor nuklir adalah reaktor air bertekanan (pressurized water reactor/PWR) yang skemanya ditunjukkan dalam gambar. Energi yang dihasilkan di dalam reaktor nuklir berupa kalor atau panas yang dihasilkan oleh batang-batang bahan bakar. Kalor atau panas dialirkan keluar dari teras reaktor bersama air menuju alat penukar panas (heat exchanger). Di sini uap panas dipisahkan dari air dan dialirkan menuju turbin untuk menggerakkan turbin menghasilkan listrik, sedangkan air didinginkan dan dipompa kembali menuju reaktor. Uap air dingin yang mengalir keluar setelah melewati turbin dipompa kembali ke dalam reaktor.

Untuk menjaga agar air di dalam reaktor (yang berada pada suhu 300oC) tidak mendidih (air mendidih pada suhu 100oC dan tekanan 1 atm), air dijaga dalam tekanan tinggi sebesar 160 atm. Tidak heran jika reaktor ini dinamakan reaktor air bertekanan.

Download informasi visual tentang nuklir, Download Disini

Sumber : netsains.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes